Penetasan Menggunakan Mesin Tetas

CUF - 60 merupakan mesin tetas yang sangat membantu dan mudah digunakan sebagai penetas telur

Showing posts with label Cara Pemeliharaan Ayam Hias. Show all posts
Showing posts with label Cara Pemeliharaan Ayam Hias. Show all posts

Wednesday, September 26, 2012

Tahap Perkawinan Ayam Hias

- Pilih 4 sampai 6 ayam betina sehat yang telah berumur lebih dari 6 bulan.
- Gunakan pejantan yang lebih tua, paling tidak berumur lebih dari 12 bulan, bukan dari keturunan yang sama dengan induk betina.
- Pejantan unggul harus mempunyai kemampuan seksual yang tinggi, sehat lincah dan kokoh.
- Kemudian induk betina dan pejantan dicampur dalam satu kandang perkawinan agar mau kawin secara alamiah.
- Setelah selesai tugasnya, pejantan dapat diambil kemudian dimasukkan ke dalam sangkar/kandang soliter


Wednesday, September 19, 2012

Tahap Pemeliharaan Calon Induk Ayam Hias

- Sebaiknya antara pejantan dan betina tidak dicampur dalam satu kandang
- Pejantan yang baik ditempatkan dalam sangkar/ kandang khusus yang dapat dipindah-pindah bila diperlukan.
- Sangkar yang akan dipindahkan sebaiknya disemprot dengan obat suci hama sebelum dipergunakan. Pakan diberikan 2 kali sehari dan usahakan jumlah pakan yang diberikan habis dalam sekali makan Pakan yang diberikan berupa campuran antara bekatul dengan konsentrat dengan perbandingan 10 : 1.
- Pada tahap ini perlu diberikan makanan tambahan berupa sayuran dan sejenisnya.
- Untuk mempertinggi vitalitas perlu diberikan makanan tambahan berupa kroto basah, ulat hongkong jangkrik dan sejenisnya.


Wednesday, September 12, 2012

Tahap Pemeliharaan Ayam Hias Dara

- Setelah anakan berumur lebih dari 3 bulan disebut dengan ayam dara dan harus dipindahkan ke kandang yang lebih besar.
- Sebaiknya kandang disemprot dengan obat suci hama seminggu sebelum dipakai dan usahakan agar kandang selalu terkena sinar matahari pagi.
- Disisi kiri dan kanan kandang diberi plastik tembus pandang untuk menahan tiupan angin
- Pakan yang diberikan adalah campuran antara bekatul dengan konsentrat dengan perbandingan 5 : 1 atau dapat juga diberikan makanan jadi dan diberikan 4 kali sehari secara tepat waktu
- Usahakan agar sirkulasi udara hanya dari satu arah jangan sampai terjadi udara berputar didalam kandang
- Vaksin ND strain K dapat diberikan lewat suntikan, dan perlu diulang setiap 4 bulan berikutnya

Wednesday, September 5, 2012

Tahap Pemeliharaan Anakan Ayam Hias

- Sangkar atau induk buatan harus dijaga agar tetap bersih, sebaiknya sebelum dipakai di semprot dengan obat suci hama
- Lantai indukan sebaiknya dialas dengan kertas koran agar kaki yang masih kecil tidak terperosok kedalam celah-celah kawat
- Disisi kanan dan kiri sangkar sebaiknya dilapisi plastik yang bertujuan untuk menghindari dari tiupan angin secara langsung
- Ditengah-tengah kotak/sangkar diberi lampu pemanas yang berkap dengan bola lampu antara 40 <_ 60 watt
- Tempat pakan dan minum diletakkan menyilang dari lampu pemanas
- Letak sangkar/kandang anakan harus cukup jauh dari kandang induknya dan dari lokasi rumah tinggal
- Usahakan letak sangkar/kotak selalu terkena sinar matahari pagi dan menghadap ketimur atau kebarat Pakan diberikan dalam bentuk butiran pecah misalnya menir dicampur makanan ayam broiler
- Pemberian vitamin dan pemacu pertumbuhan dapat dicampur dalam air minumnya
- Air minum jangan diambilkan dari air PAM melainkan dari sumur yang telah diendapkan selama semalam
- Secara bertahap setelah berumur 4 hari diberi vaksin ND strain F lewat tetes mata, kemudian diulangi pada umur 4 minggu dengan tetes mulut


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More