Kandang yang digunakan harus harus disesuaikan dengan system perkawinan yang akan dilakukan, baik secara modern maupun secara tradisional. Ayam kampung betina induk ini tidak boleh dilepas bebas seperti ayam kampung pada umumnya, supaya tidak kawin dengan ayam jantan lainnya. Sedangkan masalah penempatan, konstruksi kandang dan lain sebagainya sama denagan ayam hutan.
Untuk ayam kampung betina, jenis makanan yang diberikan sama dengan ransum yang diberikan pada ayam hutan jantan. Ayam kampung induk ini tidakboleh terlalu gemuk, dan juga tidak boleh terlalu kurus. Karena hal ini akan mempengaruhi tingkat reproduksinya. Untuk itu kandungan gizi dalam ransum harus memenuhi syarat dan pemberiannya pun harus secara teratur dan terjamin kebersihannya.Mencegah penyakit lebih baik daripada mengobatinnya. Untuk itu program vaksinasi harus dilakukan secara teratur. Seperti vaksin ND, CRD, IB dan lain sebagainya.